Regresi Linear

0 Shares
0
0

Regresi membantu mengetahui hubungan antara dua variabel. Contoh, beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan tentang pendidikan adalah, apakah tingkat pendidikan mempengaruhi penghasilan seseorang? Atau, apakah dengan lebih banyak belajar mampu meningkatkan hasil ujian? Kita dapat menjawab pertanyaan semacam itu dengan bantuan regresi.

Gambar 1

Supaya mudah kita lihat grafik scatter plot pada gambar 1. Pada sumbu X kita memiliki satu variabel, waktu belajar. Pada sumbu Y kita memiliki variabel kedua, nilai ujian. Katakanlah titik-titik adalah poin data. Nah, tujuan regresi adalah membantu menemukan garis yang sesuai mewakili seluruh sebaran poin data.

Jika antara titik satu dengan titik yang lainnya dihubungkan dengan satu garis, maka akan diperoleh garis yang tidak lurus. Tetapi jika diambil suatu garis yang mewakili rata-rata dari seluruh titik-titik tersebut, maka akan diperoleh garis lurus. Garis lurus itulah yang merupakan garis regresi linier [Gambar 2].

Gambar 2

Garis regresi pada gambar 2 menggunakan persamaan linear y = ax + b. Nilai a menentukan kemiringan garis (slope), jika nilai a positif maka garis akan naik seperti gambar di samping, dan jika nilai a negatif maka garis akan turun, dan bila a bernilai 0 (zero) maka garisnya akan datar (flat).

Dari gambar 2 kita bisa mengambil kesimpulan bahwa waktu belajar (study time) berpengaruh terhadap nilai ujian (exam score), semakin banyak waktu belajar semakin tinggi nilai ujian.

Regresi dapat membantu membuat prediksi di waktu yang akan datang. Di bidang ekonomi misalnya peneliti memprediksi tren harga beli atau jual suatu produk. Dalam dunia pendidikan juga, memprediksi keadaan siswa di masa depan, melalui prediksi yang baik, perencanaan pendidikan, baik yang menyangkut kurikulum, metode mengajar, fasilitas ruang dan guru, dan lain-lain akan dapat direalisasikan seefisien mungkin.

Sebagaimana layaknya arti kata prediksi, prediksi di sini pun bukanlah merupakan hal yang pasti

Setiadi
0 Shares
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Model OSI

Apa model OSI? Model Open Systems Interconnection (OSI) adalah sebuah model konseptual yang dibuat oleh Organisasi Standar Internasional…

Fungsional Dependensi

Fungsional dependensi merupakan konsep inti terkait dengan normalisasi. Fungsional dependensi menjelaskan hubungan antara atribut dalam relasi. Misalkan, jika…