HTML adalah Markup Language

0 Shares
0
0

HTML adalah singkatan dari HyperText Markup Languange, yaitu bahasa markup standar untuk membuat halaman web. HTML berfungsi membuat struktur halaman web menggunakan elemen-elemen html dan menampilkan konten/isi dalam elemen-elemen tersebut di halaman web.

Perlu diketahui bahwa dalam dunia koding dikenal 3 jenis bahasa, yaitu programming languange, scripting languange dan markup languange. Contoh programming languange adalah Java, C, C# dan C++, sedangkan contoh scripting languange adalah PHP, Python, JavaScript dan Perl, dan markup languange seperti HTML, XML dan XHTML.

Perbedaan mendasar dari markup languange dengan programming languange dan scripting languange adalah markup languange hanya mengatur struktur data, tidak menggunakan logika (algoritma) pemrograman, sedangkan programming languange dan scripting languange menggunakan logika pemrograman.

Apa itu Markup Languange?

Menurut Wikipedia, terminologi markup adalah turunan dari marking up. Pada jaman dulu penulis, editor dan penerbit membuat tanda (mark, anotasi, catatan) agar menjadi petunjuk mengenai adanya koreksi atau adanya perubahan dalam tulisan, termasuk jenis huruf, style dan ukuran huruf yang digunakan di dalam sebuah tulisan (manuscript).

Dengan cara ini diharapkan tulisan tersebut akan mudah dibaca dan dipahami oleh orang lain, misal oleh penulis, editor dan penerbit, dan dicetak dengan kualitas yang baik oleh mesin printer.

Dengan demikian, markup languange adalah bahasa atau sistem penandaan (marking, annotation) dalam penulisan, sehingga tulisan mudah dibaca, diterjemahkan dan dipahami oleh orang lain.

HTML adalah Markup Languange?

Perhatikan struktur halaman HTML berikut.

<html>
<head>
<title>Page title</title>
</head>
<body>
<h1>This is a heading</h1>
<p>This is a paragraph.</p>
<p>This is another paragraph.</p>
</body>
</html>

Kita lihat bahwa HTML menggunakan sistem tagging (penandaan, marking, annotating) dalam membuat elemen-elemennya, di mana setiap element dibuat dengan awalan tag pembuka (opening tag) dan diakhiri dengan tag penutup (closing tag).

Element root atau elemen induk di buat dengan tag pembuka <html> dan diakhiri dengan tag penutup </html>, di dalam elemen ini terdapat elemen-element lainnya yaitu elemen head, title, body, heading dan paragraf.

Dengan sistem tagging ini maka kita dapat mudah membaca dan mengenali setiap elemen di dalam dokumen HTML. Misal element header mempunyai tag <header> dan element paragraf mempunyai tag <p>.

Sistem Hirarki dalam HTML

Selain itu HTML juga menggunakan sistem hirarki, di mana antar elemen saling berhubungan, dan sistem hubungan hirarkis ini disebut sebagai hubungan parent-child-sibling.

Sebuah elemen melingkupi elemen lainnya disebut parent (induk) dari elemen yang ada di dalamnya, sedangkan sebuah elemen di dalam elemen parent disebut elemen child (anakan), dan ketika 2 elemen levelnya sama maka disebut elemen sibling (saudara).

Elemen head adalah elemen induk dari elemen title, elemen title adalah elemen anakan dari elemen head, dan elemen body adalah saudara dari elemen head.

Dengan adanya sistem marking (tagging, annotating) dan hirarki ini maka HTML merupakan bahasa markup yang mumpuni dan layak menjadi standar dalam membuat struktur halaman web.

0 Shares
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Regresi Linear

Regresi membantu mengetahui hubungan antara dua variabel. Contoh, beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan tentang pendidikan adalah, apakah tingkat…

Model OSI

Apa model OSI? Model Open Systems Interconnection (OSI) adalah sebuah model konseptual yang dibuat oleh Organisasi Standar Internasional…