Custom PHP Function

0 Shares
0
0

Membuat ulang kode atau copy-paste berulang-ulang dari kode yang sama adalah pekerjaan sangat tidak efektif dalam pemrograman. Apabila kita ingin membuat serangkain kode dan akan menggunakannya berulang-ulang, maka kita bisa membuat function. Kita bisa membuat function sendiri, atau disebut juga custom function atau user-defined function.

Cara Membuat Custom Function

Perhatikan elemen standar dan struktur function berikut:

function function_name($parameters) {
   statement1;
   statement1;
   statement1;
}

function_name();
  • keyword function mengindikasikan kode tersebut adalah user-defined function/custom function/function buatan.
  • function_name adalah nama dari function, bersifat insensitive, dapat berisi angka, huruf, atau garis bawah (underscores).
  • $parameters adalah parameter atau argumen dari function, variabel peubah untuk memasukkan data ke dalam function, biasanya digunakan untuk melakukan perhitungan.
  • Yang terakhir adalah statements, yaitu serangkain kode yang akan dijalankan (execute, run) ketika function dipanggil.
  • Cara memanggil function adalah dengan menuliskan nama function (contoh: function_name()).

Contoh 1:

function displayName() {
   echo "Summer Heart";
}

displayName();

Nama function di atas adalah displayName, tanpa parameter, menjalankan perintah untuk menampilkan nama “Summer Heart”, menjalankannya dengan menuliskan nama function displayName();

Contoh 2:

function greetings($name) {
   echo "Hi" . $name . "!";
}

greetings("Setiadi");

Nama function di atas adalah greetings, mempunyai parameter $name, menjalankan serangkain perintah menampilkan: nama karakter string “Hi” + data yang akan dimasukkan ke dalam function greetings() melalui parameter $name + karakter string tanda seru “!”.

Menjalankannya dengan menuliskan greetings(“Setiadi”);. Karakter “Setiadi” di dalam greetings(“Setiadi”); adalah parameter/argumen/data yang dimasukkan ke dalam function greetings() sehingga bisa digunakan oleh statemen di dalam function greetings();

Bila dijalankan hasilnya adalah menampilkan “Hi Setiadi!

Dokumentasi lengkap PHP bisa dilihat di http://php.net/

0 Shares
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Regresi Linear

Regresi membantu mengetahui hubungan antara dua variabel. Contoh, beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan tentang pendidikan adalah, apakah tingkat…

Model OSI

Apa model OSI? Model Open Systems Interconnection (OSI) adalah sebuah model konseptual yang dibuat oleh Organisasi Standar Internasional…